Friday, July 21, 2006

 

Hari Tanpa TV


Di blog Priyadi's Place disebutkan bahwa pada tanggal 23 Juli 2006 sebagai hari Hari Tanpa TV. Ada beberapa alasan kita perlu mengkhawatirkan tentang televisi di Indonesia menurut Priyadi's Place, yaitu :
  • Anak-anak menonton terlalu banyak televisi. Anak-anak Amerika Serikat rata-rata menonton televisi selama 25 jam dalam satu minggu. Mereka berpendapat bahwa 25 jam itu terlalu banyak. Sedangkan anak-anak di Jakarta rata-rata menghabiskan waktunya di depan televisi selama 30-35 jam!
  • Kualitas acara yang buruk, atau acara berkualitas disiarkan pada waktu sepi, sedangkan acara sampah disiarkan pada prime time.
  • Tidak ada saluran khusus anak atau ilmu pengetahuan. Semuanya menyiarkan acara yang menguntungkan mereka. Salah satu saluran yang terburuk ironisnya bernama Televisi ‘Pendidikan’ Indonesia.
  • Orang tua yang membiarkan anaknya menonton acara televisi tanpa ditemani. Atau lebih buruk lagi, membiarkan anaknya menonton acara televisi untuk dewasa. Ini yang merepotkan karena mereka ini juga secara tidak langsung mempengaruhi anak-anak kita.
  • Mau tidak mau ini harus kita perhatikan bersama agar anak-anak kita nantinya tidak terjebak pada kegiatan yang kurang bermanfaat seperti terlalu sering menonton TV. Hendaknya menonton TV hanya kita anggap sebagai istirahat sejenak selepas kegiatan rutinitas dan tidak masalah tidak nonton sehari atau dua hari.

    Anda setuju dan ingin bergabung dengan Hari Tanpa TV ?



    Tuesday, July 04, 2006

     

    ARTI SECANGKIR KOPI


    Apa arti secangkir minuman kopi bagi Anda? Bagi para penggemar fanatiknya, kopi adalah bagian yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Secangkir kopi akan selalu menjadi teman setia setiap saat atau pada saat-saat tertentu. Ketika pekerjaan menumpuk dan waktu sudah larut, mata mengantuk, kita membutuhkan secangkir kopi untuk menemani menyelesaikan pekerjaan.

    Tubuh mendapatkan energi tambahan, semangat baru, setelah meneguk secangkir kopi hangat. Begitu terasa bagaimana cairan kopi mengaliri seluruh tubuh dan sampai ke otak, dan memerintahkan pikiran dan mata untuk konsentrasi kembali. Mata yang kantuk jadi hilang dan pikiran menjadi jernih kembali.

    Kopi disukai oleh berbagai lapisan dan suasana, tua – muda, sederhana – kaya, santai – serius, risau – senang, dan disukai berbagai profesi pekerjaan.

    Di warung-warung kopi atau di kedai-kedai kopi selalu disediakan secangkir minuman kopi tubruk. Kopi tubruk adalah kopi yang diolah secara tradisional dan aromanya terasa kental sekali. Biasanya sebelum disajikan, harus disaring terlebih dahulu untuk menghilangkan ampas kopi, tapi ada juga penikmat kopi yang tidak ingin kopinya disaring. Ketika menikmati secangkir kopi tubruk terasa aroma kopi yang sangat harum dan wangi khas pada kepulan asapnya. Penikmat kopi ini merupakan orang-orang yang memiliki sifat keserhanaan dalam hidupnya. Menikmati hidup apa adanya, senang berkumpul dan mengobrol sama sahabat atau kenalan, dan kesederhanan adalah kunci hidupnya.

    Jenis minuman kopi lain adalah kopi instan, yaitu kopi yang dibuat melalui berbagai proses pabrik sehingga menjadi bentuk tepung atau butiran (granule). Penikmat kopi ini adalah orang-orang yang menganggap waktu adalah penting dan tidak bisa berlama-lama seperti penikmat kopi tubruk. Kadang minum kopi sambil menyelesaikan pekerjaan di depan komputer atau melayani para pelanggan. Hidup terasa dinamis dan mengikuti pergerakan waktu tanpa terasa begitu cepat berlalu.

    Sebenarnya kopi instan masih terbagi lagi ke dalam beberapa jenis, mulai dari kopi instan biasa (Nescafe, Indocafe, Good Day) sampai eksklusif seperti Espresso, Cappucinno, Mocca, dan lain-lain. Dan masing-masing kopi tersebut memiliki peminat tersendiri


    This page is powered by Blogger. Isn't yours?