Saturday, October 13, 2007

 

Masa Depan Layanan 3G di Indonesia

Sistem komunikasi nirkabel generasi ketiga (Third Generation, 3G) dikembangkan dari sistem-sistem yang ada di generasi kedua (2G). Generasi ketiga mulai disiapkan sejak tahun 1992 ketika ITU (International Telecommunication Union), organisasi telekomunikasi dunia, mulai bekerja dalam standar yang diberi nama IMT 2000. Dalam perkembangannya IMT 2000 terbagi menjadi dua teknologi populer yaitu CDMA (Code Division Multiple Access) 2000 dan WCDMA (Wideband CDMA), dengan tidak ada jaminan bahwa telepon dari satu teknologi akan dapat dioperasikan pada teknologi lainnya.

Teknologi CDMA 2000 terdiri dari standar-standar CDMA2000 1xRTT, CDMA2000 1xEVDO, CDMA2000 1xEVDV, dan CDMA2000 3xRTT, dikembangkan oleh 3GPP2 (3rd Generation Project2). Standar CDMA 2000 yang sudah diimplementasikan di Indonesia adalah CDMA2000 1xRTT, dan CDMA2000 1xEVDO (Code Division Multiple Access – 1x Evolution Data Optimized). Teknologi WCDMA atau di Eropa dikenal dengan istilah UMTS (Universal Mobile Telecommunication System) dikembangkan oleh 3GPP (3rd Generation Project).

WCDMA atau UMTS secara luas didukung oleh operator GSM di seluruh dunia. UMTS bukan merupakan peningkatan langsung dari teknologi GSM dan membutuhkan setidaknya 5 MHz spektrum, operator yang mendukung UMTS harus membeli spektrum baru untuk menggunakan teknologi ini. UMTS menjanjikan penggunaan layanan suara dan data dengan kapasitas maksimum 2 Mbps melalui kanal 5 MHz.

CDMA 2000 banyak didukung oleh operator CDMA di seluruh dunia dan dirancang untuk beroperasi pada spektrum yang sama dengan jaringan CdmaOne sehingga tidak membutuhkan spektrum baru. CDMA 2000 1xEVDO menawarkan kecepatan transfer data hingga 2,4 Mbps.

Saat ini di Indonesia terdapat tiga operator penyedia layanan 3G UMTS, yaitu. Telkomsel, Excelcomindo, Indosat. Dan tiga operator penyedia layanan 3G EVDO yaitu Mobile-8 dengan Fren-nya, Bakrie Telecommunication dengan Esia-nya dan Indosat dengan StarOne-nya.

Masa depan layanan 3G di Indonesia akan tetap bertahan dan terus dipakai oleh pengguna pribadi, kelompok maupun korporat dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini:

QoS (Quality of Service)

QoS Forum mendefinisikan QoS (Quality of Service) sebagai ukuran kolektif atas tingkat layanan yang disampaikan ke pelanggan, ditandai dengan beberapa kriteria yang meliputi availabilitas, error performance, response time and throughput, sambungan atau transmisi yang hilang akibat kongesti, waktu setup, dan kecepatan deteksi dan koreksi kesalahan. Arti lain QoS yang sederhana adalah penyediaan yang konsisten dan dapat diprediksi dari layanan pengiriman data.

Kecepatan Internet yang tinggi berdasarkan QoS sangat diperlukan untuk melakukan berbagai aplikasi Internet seperti video streaming, TV streaming, radio streaming, game online, VoIP, transfer data baik download atau upload, solusi korporat dan lain-lain. Jadi dengan kecepatan Internet yang benar-benar mendekati kecepatan teorinya (QoS yang bagus), pengguna Internet akan tetap loyal dan senang menggunakan layanan 3G tersebut.

Biaya Internet

Masalah biaya Internet bagi sebagian pengguna Internet akan menjadi masalah karena terbatasnya anggaran. Untuk itu dalam pemilihan layanan Internet akan diperhatikan apakah perhitungan biaya Internet berdasarkan waktu atau jumlah paket data. Masing-masing format perhitungan biaya tersebut memiliki keuntungan dan kerugian. Keuntungan jika berdasarkan waktu pemakaian adalah kita dapat melakukan aplikasi Internet yang melibatkan data yang besar tanpa takut mahal atau melebihi batas kuota data per bulan. Sedangkan kerugiannya ketika hanya membaca halaman web, menulis email, atau bahkan tidak ada lalu lintas data pun, tetap berjalan proses perhitungan biayanya.

Keuntungan jika menggunakan format jumlah paket data adalah berbeda perhitungan biaya ketika kita hanya membaca halaman web dibandingkan mendownload data yang besar. Tapi kerugiannya adalah apabila kita tidak mengetahui berapa jumlah paket data yang sudah kita pergunakan. Akibatnya bisa saja biaya yang dikeluarkan akan lebih besar atau melebihi kuota data per bulan.

Jadi tergantung operator penyedia layanan 3G bagaimana bisa memberikan format perhitungan biaya yang murah dan terjangkau bagi pengguna, dengan mengkombinasikan ukuran data, waktu akses, dan metode penghitungan biaya.

VAS (Value Added Services)

Daya tarik VAS bukan hanya pada pembebanan tarif setiap kali dipergunakan pengguna, tapi juga membangkitkan trafik berbayar di jaringan, dan menambah keberhasilan panggilan. Hal ini berdampak pada peningkatan pendapatan operator penyedia layanan. Jasa nilai tambah VAS juga dapat meningkatkan kekuatan produk, yang dipergunakan sebagai bagian dari keunggulan pemasaran. Dengan adanya VAS yang inovatif, operator dapat menarik pelanggan baru dan menahan keluarnya pelanggan yang telah ada, terutama jika kompetitor atau pesaing tidak atau belum dapat melakukannya.

Akses Layanan yang Mudah

Cara mengakses layanan 3G yang mudah dan disertai petunjuk yang gampang diikuti pengguna awam juga turut mempengaruhi pengguna baru atau lama untuk terus menggunakan layanan 3G. Akses layanan 3G dapat dilakukan melalui ponsel/handphone dengan WAP atau PDA/smartphone dengan HTTP atau melalui laptop dengan data card 3G yang dipasang ke laptop. Selain data card dapat juga menggunakan ponsel 3G sebagai modem, dimana koneksi antara ponsel dan laptop/PC dapat melalui kabel USB, Infrared, atau Bluetooth.

Implementasi Layanan 3G

Mobilitas adalah salah satu keunggulan utama layanan 3G dibandingkan layanan-layanan lainnya. Karena layanan 3G beroperasi di seluruh wilayah Indonesia sehingga memudahkan pengguna yang sering pergi keluar kota untuk tetap terhubung atau menerima informasi dari jaringan kantor. Untuk perusahaan-perusahaan yang memiliki kantor cabang di beberapa atau di seluruh wilayah Indonesia juga akan mudah dihubungkan menggunakan paket layanan korporat dari operator 3G.



 

Layanan - layanan Bernilai Tambah dari Layanan 3G

Secara tradisional, model bisnis dari operator penyedia jaringan mobile umumnya berbasiskan pada pendapatan dari penjualan air time saja. Namun sekarang operator harus dapat mengembangkan layanan yang berfungsi sebagai pencipta keuntungan. Tarif yang dibebankan pada setiap panggilan akan menurun karena semakin beragamnya kategori pelanggan. Penggunaan telepon yang lebih rendah, kemampuan memilih layanan yang lebih personal akan berakibat menurunnya pendapatan per pelanggan. Hal ini akan menjadi kenyataan, terutama pada pasar yang kompetitif, yang beroperasi beberapa operator penyedia jaringan mobile.

Masing-masing operator akan selalu berusaha memuaskan pelanggannya, agar dapat bertahan sebagai penyedia jasa yang masih memperoleh keuntungan. Operator akan diakui keberadaannya jika membangun keunggulan kompetisi yang kuat di pasar. Operator tersebut harus berbasis pada paket layanan yang inovatif dan menarik, yang dikenal sebagai VAS (Value Added Services).

Akses Internet Kecepatan Tinggi dan Mobilitas

Internet Kecepatan Tinggi dan Mobilitas dari layanan 3G memudahkan untuk memberikan layanan mobile services, mobile living, dan mobile learning yang bermanfaat bagi publik. Mobile services merupakan layanan publik yang disediakan oleh pemerintah secara mobile, seperti pembuatan Public Security and Traffic Control, yaitu sistem kamera pengawas di persimpangan jalan-jalan utama dan menyediakan sistem mobile untuk identifikasi cerdas kendaraan yang dicuri, serta komunikasi on-line yang mudah bagi penyandang tuli dan bisu via pesan teks. Mobile living merupakan layanan untuk menjadikan cara hidup masyarakat lebih nyaman dan mudah, seperti Community Health Care, Mobile on-line game, IP TV, dan Mobile Commerce and Payment. Mobile learning merupakan layanan untuk memecahkan masalah keterbatasan ruang dan menggerakkan kehidupan digital dalam hal belajar (learning).

Layanan 3G juga dapat memberikan kemudahan bagi operator untuk mengimplementasikan paket-paket layanan korporat seperti IP-VPN, Premium Ethernet, Internet Dedicated, IPTV, dan Hosted IP Voice kepada pelanggan korporat. Karena layanan 3G beroperasi di seluruh wilayah Indonesia sehingga bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki kantor cabang di beberapa atau di seluruh wilayah Indonesia akan mudah dihubungkan menggunakan paket layanan operator 3G.

Video Call

Video call atau percakapan sambil melihat video lawan bicara merupakan salah satu fitur dari layanan 3G. Jika selama ini pengguna hanya bisa mendengar suara saja, dengan fitur ini akan bisa melihat sekaligus video lawan bicara. Memang tidak semua urusan percakapan perlu melihat video, mengingat biaya lebih yang akan dikeluarkan dengan fasilitas video tersebut. Seperti berbicara dengan rekan bisnis, teman kantor, pelanggan bisa saja cukup menggunakan suara saja. Dan lagi layanan video call mewajibkan kedua belah pihak untuk sama-sama menggunakan ponsel yang memiliki fitur kamera.

Namun dalam hal lain perlu untuk menggunakan layanan video call. Seperti seorang ayah sedang bepergian keluar kota dan menghubungi keluarga di rumah. Lebih nyaman berbicara dengan anaknya yang berumur di bawah dua tahun sambil melihat wajah dan anak pun bisa jadi lebih berkesan melihat wajah ayahnya dibandingkan hanya mendengar suara saja.

Video Streaming dan Mobile TV

Video Streaming merupakan aplikasi video yang dialirkan secara terus menerus melalui jaringan 3G ke pengguna yang mengaksesnya. Dan aplikasi video tersebut dapat langsung dijalankan tanpa harus menunggu selesai seluruh proses download. Sedangkan Mobile TV hampir sama seperti video streaming tetapi yang dialirkan adalah siaran televisi. Aplikasi video streaming dan mobile TV ketika diimplementasikan terbagi dua, On-demand dan Live. On-demand berarti video dan siaran TV yang dialirkan telah direkam sebelumnya dan tersimpan di server. Sedangkan Live berarti video dan siaran TV yang dialirkan merupakan kejadian yang sedang berlangsung (real time).

Aplikasi video streaming dan mobile TV diakses melalui ponsel/PDA 3G dengan berbagai cara tergantung operator selular pengguna, seperti mengetikkan nomor tertentu atau melalui fitur WAP. Kemudian baru memilih saluran yang diinginkan seperti Metro TV, SCTV, Trans TV, O Channel, Mobile ESPN, Dunia Film, Religi, Anak, dan lain-lain.

Mobile CCTV

CCTV (Closed-circuit television) merupakan aplikasi untuk memonitor atau mengawasi keamanan suatu area tertentu dengan menggunakan kamera video. Dengan jaringan 3G/3,5G yang memiliki daerah cakupan yang luas dan ditunjang kecepatan 2 Mbps memudahkan untuk melakukan aplikasi mobile CCTV di perangkat PDA, smartphone, laptop, atau PC desktop. Sehingga pengguna dapat dengan mudah melihat video secara live tentang trafik lalu lintas kendaraan, keadaan rumah ketika sedang keluar kota, keamanan bank, airport dan lain-lain melalui perangkat yang dipergunakannya.

Game Jaringan

Aplikasi game personal maupun game jaringan dapat dilakukan dengan mudah di dalam jaringan 3G/3,5G karena memiliki kecepatan tinggi dan daerah cakupan yang luas. Pemain game jaringan yang berbeda lokasi/daerah atau sedang bergerak (mobile) dapat saling berinteraksi untuk bermain game jaringan bersama-sama.

Hosting dan Pertemanan di Internet

Saat ini sangat banyak situs-situs yang menyediakan hosting gratis, tempat siapa saja membuat blog, sharing foto dan video, chatting, memberi komentar, dan lainnya. Dengan layanan 3G dan bermodalkan perangkat mobile memudahkan pengguna untuk sering aktif dan bergabung di ruang pertemanan Internet tersebut. Apakah sekedar meng-upload foto, mengirim tulisan, komentar, atau mengirm email ke anggotanya.


 

Konvergensi Teknologi Informasi dan Telekomunikasi Melalui Layanan 3G

Internet kecepatan tinggi, cara akses yang mudah, dan mobilitas merupakan faktor-faktor yang menjadi keunggulan 3G dibandingkan layanan-layanan Internet lainnya. Layanan 3G memberikan kemampuan transfer data sampai dengan 2 Mbps untuk penggunaan diam, 384 Kbps pada saat mobilitas lambat sampai dengan 40 km/jam, dan 128 Kbps untuk mobilitas dengan kecepatan 150 km/jam pada saat berkendaraan. Bagi pengguna yang sering bepergian keluar kota atau lebih banyak menghabiskan waktu kerja diluar ruangan dengan bermodalkan laptop, data card, atau Smartphone/PDA 3G masih dapat melakukan berbagai aktifitas selagi masih dalam cakupan sinyal 3G.

Layanan 3G dapat diandalkan sebagai tulang punggung konvergensi teknologi informasi dan telekomunikasi. Perpaduan teknologi informasi, telekomunikasi, dan media, dalam hal ini 3G, akan menciptakan Masyarakat Informasi, dimana dalam kegiatan hidup sehari-hari sangat tergantung pada perpaduan tersebut.

Mobile Learning

Dengan jumlah penduduk dua ratus juta lebih, Indonesia sangat potensial sebagai suatu komunitas internet yang handal untuk mendukung berbagai bidang kehidupan, salah satunya adalah sektor pendidikan. Indonesia sudah banyak memiliki universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik, ilmuwan, dosen, guru, pakar, dan praktisi. Melalui konsep mobile learning akan mempercepat proses mencerdaskan anak bangsa tanpa dibatasi oleh masalah batas geografis, sumber pustaka, mutu tenaga pengajar, sarana dan prasarana belajar. Karena dengan layanan 3G sebagai tulang punggungnya, siapa pun, kapan pun, dan dimana pun dapat langsung belajar dengan lembaga pendidikan, tenaga pengajar, ilmuwan, praktisi yang diinginkan melalui konsep mobile learning tersebut.

. Pada akhirnya tidak ada lagi perbedaan mutu pendidikan antara pedesaan dan perkotaan, daerah satu dengan daerah lainnya, dan pulau satu dengan pulau lainnya. Semua sudah disatukan dengan ketersediaan layanan mobile learning dan dari sisi biaya operasional pun akan jauh lebih murah dibandingkan dengan tanpa konsep mobile learning.

Mobile Services

Mobile services merupakan layanan publik yang disediakan oleh pemerintah secara mobile, seperti pembuatan Public Security and Traffic Control, yaitu sistem kamera pengawas di persimpangan jalan-jalan utama dan menyediakan sistem mobile untuk identifikasi cerdas kendaraan yang dicuri, serta komunikasi on-line yang mudah bagi penyandang tuli dan bisu via pesan teks

Bentuk apa pun layanan yang disediakan oleh pemerintah yang menggunakan teknologi informasi dan telekomunikasi, seperti informasi publik, pembuatan surat-surat, dan lainnya, masyarakat akan lebih mudah mengaksesnya dimana dan kapan saja melalui layanan 3G.

Mobile Living

Mobile living merupakan layanan untuk menjadikan cara hidup masyarakat lebih nyaman dan mudah, seperti Community Health Care, Mobile on-line game, IP TV, dan Mobile Commerce and Payment. Community Health Care dapat menjawab permasalahan jumlah dokter spesialis dan umum yang kurang atau tidak merata di Indonesia. Dengan kemampuan layanan 3G untuk menyampaikan suara, video, dan data dengan kecepatan tinggi, memudahkan seorang dokter spesialis mata misalnya yang berada di Jakarta memeriksa pasien mata yang berada di daerah pedesaan. Sehingga pasien bisa diperiksa jarak jauh tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar untuk transportasi ke tempat dokter spesialis. Contoh lainnya seperti pengawasan bagi penduduk usia lanjut juga lebih mudah dengan adanya layanan 3G, tanpa harus ada perawat yang mengawasi di tempat tersebut.

Mobile on-line game dan IP TV merupakan salah satu sarana hiburan bagi masyarakat setelah melakukan kegiatan rutin melelahkan. Dengan bermodalkan perangkat handphone, smartphone, PDA, atau laptop, masyarakat dapat mengakses on-line game dan IP TV dimana dan kapan saja.

Mobile Commerce and Payment memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan pembayaran bisnis atau ritel tanpa harus pergi ke bank atau ATM, karena cukup mengakses situs WAP atau web dari perusahaan tersebut. Sehingga masyarakat ketika mau belanja sesuatu, membeli tiket pesawat, memesan makanan, membayar tagihan telepon dan listrik, cukup dilakukan melalui perangkat mobile tanpa ke tempatnya langsung.


This page is powered by Blogger. Isn't yours?