Thursday, October 20, 2005

 

Personal Area Network




Bluetooth
dan Wireless LAN sama-sama merupakan teknologi komunikasi wireless yang memanfaatkan gelombang radio 2,4 GHz namun keduanya dirancang untuk pemanfaatan yang berbeda dan dapat hidup berdampingan satu sama lain. Bluetooth seperti juga wi-fi (dikenal sebagai wireless LAN) menggunakan frekuensi radio 2,4 GHz namun dengan daya yang jauh lebih kecil. Daya jangkau bluetooth paling jauh hanya 100 meter (Class 1) sedangkan pada umumya hanyalah 10 meter. Namun berbeda dengan wi-fi, Bluetooth memungkinkan koneksi antar-piranti elektronik apa saja dan bukan cuma komputer. Bluetooth disini dapat digunakan untuk membentuk PAN (personal area network) antara piranti-piranti yang digunakan oleh seseorang (komputer, handphone, printer, PDA, kamera, bar-code reader, vending machine, dan bahkan kelak piranti audio-video maupun piranti dapur).

Contoh Pemakaian Bluetooth

Pemanfaatan Bluetooth dapat sangat luas, namun yang sudah berjalan sekarang ini di antaranya:

Wireless headset

Pemanfaatan Bluetooth yang utama adalah dalam dunia handphone. Hampir semua pabrikan handphone sekarang ini sudah mengeluarkan versi handphone yang dilengkapi Bluetooth. Hal ini memungkinkan penggunaan wireless headset bersamaan dengan handphone tersebut. Energi frekuensi radio yang dipancarkan piranti Bluetooth jauh lebih kecil dibandingkan handphone itu sendiri. Selain untuk kesehatan, piranti wireless headset memungkinkan seseorang menggunakan handphone-nya walaupun handphone
itu tersimpan di dalam tas atau koper.

Internet bridge

Teknologi wireless Bluetooth juga memungkinkan handphone untuk memanfaatkan kemampuan Dial-Up Networking yang ada pada PC. Memungkinkan kita untuk terhubung ke Internet tanpa koneksi fisik ke line telepon. Dalam hal ini fungsi yang didapat serupa dengan handphone yang terhubung ke PC melalui port infra merah, tetapi berbeda dengan infra merah, handphone yang dipakai untuk modem dalam koneksi ini tidak harus dipasang pada sudut pandang port infra merah PC. Bahkan tidak harus dikeluarkan dari saku sama sekali.

File Exchange

Bluetooth dapat membentuk suatu network tanpa membutuhkan infrastruktur (pada wi-fi infrastruktur dapat berupa access point). Dengan cara demikian apabila misalnya dalam suatu seminar sang pemrasaran ingin memberikan berkas presentasinya pada hadirin, dia cukup mengaktifkan Bluetooth pada komputernya. Peserta yang mempunyai piranti Bluetooth lain dapat mengenali komputernya dan dapat melakukan file transfer seizin pemiliknya (dengan memasukkan password yang disepakati bersama). Semua itu tanpa harus men-setting komputer-komputer yang ada agar ada dalam satu domain seperti apabila menggunakan wi-fi. Lebih jauh lagi hal ini dapat dilakukan bukan hanya untuk sesama komputer, melainkan juga dengan PDA atau handphone yang Bluetooth-enabled.

Sinkronisasi

Bluetooth memungkinkan sinkronisasi antar-piranti. Sebagai contoh komputer desktop dapat secara wireless mensinkronisasi daftar alamat, informasi tugas, kalender., dan lainnya dengan handphone, PDA, ataupun laptop.

Printing

Printer dan notebook yang sudah dilengkapi dengan Bluetooth sudah tersedia. Komputer atau PDA yang Bluetoothenabled dapat langsung mengenali printer yang juga Bluetooth-enabled dan dapat mencetak tanpa harus repot-repot men-setup printer tersebut.


Comments:
Great blog!
I really enjoyed looking over your last post. Pet peeve #1 - People with a cellphone plastered to their ear while trying to drive. Don't they realize all they have to do is go to www.bluetoothbargains.comwireless cellphone headset get a wireless cellphone headset and make driving alot easier for all of us. Soon laws will require it! Well, keep the great posts coming and I'll be back to check it out.
 
Post a Comment

<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?