Thursday, October 12, 2006
Realita Kecepatan Internet GPRS, CDMA dan Wireline Modem Berdasarkan Quality of Service (QoS)
Interconnected Network atau yang lebih populer dengan sebutan Internet adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia. Internet banyak memberikan manfaat bagi yang mengaksesnya, seperti sumber ilmu pengetahuan, informasi, hiburan, saluran komunikasi, hosting, dan sebagainya.
Banyak cara untuk mengakses Internet bagi pengguna rumah, kantor, atau mobile user, karena sekarang sudah banyak tersedia berbagai layanan Internet. Layanan Internet tersebut seperti Internet GPRS, Internet CDMA, dan Wireline Modem.
GPRS (General Packet Radio Service) adalah pelayanan komunikasi berdasarkan paket untuk perangkat-perangkat mobile dan menyediakan data dikirim dan diterima melalui jaringan telepon mobile. Jadi Internet GPRS adalah cara mengakses Internet dengan menggunakan jaringan GPRS. Kecepatan koneksi Internet GPRS secara teori dapat mencapai 115 kbps. Saat ini di Indonesia terdapat tiga operator penyedia layanan GPRS, yaitu. Telkomsel, Indosat, dan Excelcomindo.
Internet CDMA adalah cara mengakses Internet dengan menggunakan jaringan CDMA. CDMA (Code Division Multiple Access) adalah teknologi spread spectrum, yang berarti ia menyebarkan informasi yang dikandung sinyal tertentu ke dalam bandwidth yang lebih besar dari sinyal aslinya. Spread spectrum telah secara substansial meningkatkan bandwidth sinyal pembawa informasi, jauh di atas kebutuhan komunikasi dasar. Teknologi CDMA memisahkan panggilan pengguna satu dengan lainnya menggunakan kode, bukan frekuensi. Hasilnya, semua frekuensi CDMA dapat digunakan semua sel, sehingga meningkatkan jumlah total kanal suara yang tersedia dan kapasitas sistem secara keseluruhan. Saat ini di Indonesia telah ada setidaknya empat operator CDMA. Telkom dengan Flexi-nya, Mobile-8 dengan Fren-nya, Bakrie Telecommunication dengan Esia-nya, dan Indosat dengan StarOne-nya. Teknologi yang digunakan oleh para operator CDMA kebanyakan masih terbatas pada CDMA 1xRTT. Kecepatan koneksi Internet CDMA secara teori dapat mencapai 115 kbps.
Jaringan wireline modem, atau sering disebut jaringan dial up, adalah jaringan menggunakan modem analog dan saluran telepon sebagai jalur komunikasinya. Wireline modem memiliki kecepatan transfer 56 Kbps dan frekuensi di bawah 4 Khz. Sistem pentarifan/biaya Internet jika menggunakan akses wireline modem adalah berdasarkan lamanya waktu pemakaian, tanpa memperhatikan besar paket data yang dikirim/diterima. Operator penyedia layanan Wireline Modem di Indonesia seperti Telkom dengan Telkomnet-Instan dan Indosat dengan IM2.
Cara mengakses layanan Internet GPRS dan CDMA dapat menggunakan ponsel dengan WAP atau PDA/smartphone dengan HTTP. Selain itu kita juga dapat mengakses Internet GPRS dan CDMA melalui laptop/PC dengan menjadikan ponsel sebagai modem, dimana koneksi antara ponsel dan laptop/PC dapat melalui kabel USB, Infrared, atau Bluetooth. Sedangkan cara mengakses Internet Wireline Modem/Dial up adalah dengan menggunakan modem analog yang dipasang ke laptop/PC.
QoS Forum mendefinisikan QoS (Quality of Service) sebagai ukuran kolektif atas tingkat layanan yang disampaikan ke pelanggan, ditandai dengan beberapa kriteria yang meliputi availabilitas, error performance, response time and throughput, sambungan atau transmisi yang hilang akibat kongesti, waktu setup, dan kecepatan deteksi dan koreksi kesalahan. Arti lain QoS yang sederhana adalah penyediaan yang konsisten dan dapat diprediksi dari layanan pengiriman data
Untuk mengukur QoS (Quality of Service) dari Internet GPRS, CDMA, dan Wireline Modem, penulis menggunakan software MySpeed PC versi 1.2b, adalah software untuk mengukur User Data Throughput, Round Trip Time (RTT) dan Quality of Service (QoS) menggunakan Microsoft Windows TCP/IP, dan VisualRoute 2006 versi Trial, adalah software yang dipergunakan untuk mengukur Round Trip Time (RTT) dan packet loss.
Dari hasil pengukuran selama satu minggu didapat rata-rata QoS Internet GPRS sebesar 30 %, rata-rata QoS Internet CDMA sebesar 66,57 %, dan rata-rata QoS Internet Wireline Modem sebesar 83,71 %. Hal ini menunjukkan bahwa kecepatan real (throughput) dari layanan-layanan Internet tersebut diatas tidak sesuai dengan kecepatan teorinya. Rata-rata throughput Internet GPRS sebesar 19,02 Kbps dibandingkan kecepatan teorinya 115 Kbps. Rata-rata throughput Internet CDMA sebesar 11,94 Kbps dibandingkan kecepatan teorinya 115 Kbps. Dan Rata-rata throughput Internet Wireline Modem sebesar 41,2 Kbps dibandingkan kecepatan teorinya 56 Kbps.
Artikel ini dibuat hanya menginformasikan sisi realita kecepatan dari Internet GPRS, CDMA, dan Wireline Modem. Disamping faktor kecepatan masih ada beberapa faktor lain untuk menilai kelebihan dan kekurangan dari suatu tingkat layanan Internet, seperti kemudahan akses, penghitungan biaya dan mobilitas.