Friday, January 05, 2007
Pertimbangan-pertimbangan dalam Memilih Layanan Internet

Saat ini untuk mengakses Internet sudah sangat mudah karena banyak tersedia berbagai layanan Internet di Indonesia dari berbagai operator dan provider. Layanan Internet tersebut meliputi Internet GPRS, Internet CDMA, Internet 3G (UMTS/EVDO), dan Internet Wireline.
Internet GPRS (General Packet Radio Service) adalah cara mengakses Internet dengan menggunakan jaringan GPRS. Kecepatan koneksi Internet GPRS secara teori dapat mencapai 115 Kbps. Saat ini di Indonesia terdapat tiga operator penyedia layanan GPRS, yaitu. Telkomsel, Indosat, dan Excelcomindo.
Internet CDMA (Code Division Multiple Access) adalah cara mengakses Internet dengan menggunakan jaringan CDMA. Saat ini di Indonesia telah ada setidaknya empat operator CDMA. Telkom dengan Flexi-nya, Mobile-8 dengan Fren-nya, Bakrie Telecommunication dengan Esia-nya, dan Indosat dengan StarOne-nya. Teknologi yang digunakan oleh para operator CDMA kebanyakan adalah CDMA 2000 1xRTT. Kecepatan koneksi Internet CDMA secara teori dapat mencapai 115 Kbps.
Internet 3G adalah cara mengakses Internet dengan menggunakan jaringan 3G. Teknologi 3G merupakan perkembangan dari teknologi GSM (Global System for Mobile Communication) yang disebut WCDMA (Wideband Code Division Multiple Access) atau UMTS (Universal Mobile Telecommunication System) dan teknologi CDMA yang disebut CDMA 2000 1xEVDO (Code Division Multiple Access – 1x Evolution Data Optimized). Saat ini di Indonesia terdapat tiga operator penyedia layanan 3G UMTS, yaitu. Telkomsel, Excelcomindo, Indosat. Dan tiga operator penyedia layanan 3G EVDO yaitu Mobile-8 dengan Fren-nya, Bakrie Telecommunication dengan Esia-nya dan Indosat dengan StarOne-nya. Kecepatan koneksi Internet 3G secara teori dapat mencapai 384 Kbps.
Internet Wireline adalah cara mengakses Internet menggunakan modem/router dan saluran telepon sebagai jalur komunikasinya. Dan terbagi atas dua teknologi yaitu ADSL dan Dial up. ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) adalah teknologi yang memungkinkan data kecepatan tinggi dikirim melalui kabel telepon dengan kecepatan teori 384 Kbps downstream dan 64 Kbps upstream. Contoh provider yang menyediakan layanan Internet ADSL adalah Telkom dengan Speedy, Indonet, CBN, dan lain-lain. Dial up adalah teknologi yang memiliki kecepatan transfer 56 Kbps. Contoh penyedia layanan Internet Dial up di Indonesia seperti Telkom dengan Telkomnet-Instan dan Indosat dengan IM2.
Pertimbangan-pertimbangan apa yang perlu diperhatikan bagi pengguna Internet dalam memilih layanan-layanan Internet yang disediakan oleh berbagai operator dan provider tersebut?
Throughput
Throughput merupakan ukuran kecepatan sebenarnya dari kecepatan Internet yang ditawarkan oleh penyedia layanan Internet. Karena akan selalu berbeda antara kecepatan teori dan kecepatan sebenarnya berdasarkan QoS (Quality of Service) yang bisa diberikan penyedia layanan kepada pelanggannya. Dan masalah throughput ini sering luput dari perhatian kita dan tidak pernah disampaikan oleh operator atau provider kepada pelanggan yang akan menggunakan layanan mereka.
Padahal kecepatan Internet yang tinggi sangat diperlukan untuk melakukan berbagai aplikasi Internet seperti video streaming, TV streaming, radio streaming, game online, VoIP, transfer data baik download atau upload, dan lain-lain. Jadi dengan kecepatan Internet yang benar-benar mendekati kecepatan teorinya (QoS yang bagus), pengguna Internet akan benar-benar menikmati dan puas menggunakan layanan-layanan Internet tersebut.
Biaya Internet
Masalah biaya Internet bagi sebagian pengguna Internet akan menjadi masalah karena terbatasnya anggaran. Untuk itu dalam pemilihan layanan Internet harus diperhatikan apakah perhitungan biaya Internet berdasarkan waktu atau jumlah paket data. Masing-masing format perhitungan biaya tersebut memiliki keuntungan dan kerugian. Keuntungan jika berdasarkan waktu pemakaian adalah kita dapat melakukan aplikasi Internet yang melibatkan data yang besar tanpa takut mahal atau melebihi batas kuota data per bulan. Sedangkan kerugiannya ketika hanya membaca halaman web, menulis email, atau bahkan tidak ada lalu lintas data pun, tetap berjalan proses perhitungan biayanya.
Keuntungan jika menggunakan format jumlah paket data adalah berbeda perhitungan biaya ketika kita hanya membaca halaman web dibandingkan mendownload data yang besar. Tapi kerugiannya adalah apabila kita tidak mengetahui berapa jumlah paket data yang sudah kita pergunakan. Akibatnya bisa saja biaya yang dikeluarkan akan lebih besar atau melebihi kuota data per bulan.
Kemudahan Akses
Cara mengakses layanan-layanan Internet GPRS, Internet CDMA, Internet 3G (UMTS/EVDO), dan Internet Wireline dapat berbeda satu sama lainnya. Ada yang dapat melalui ponsel dengan WAP atau PDA/smartphone dengan HTTP. Selain itu mengakses Internet melalui laptop/PC dan data card atau dengan menjadikan ponsel sebagai modem, dimana koneksi antara ponsel dan laptop/PC dapat melalui kabel USB, Infrared, atau Bluetooth. Sedangkan cara mengakses Internet Wireline adalah dengan menggunakan modem atau router yang dipasang ke laptop/PC dan saluran telepon sebagai jalur komunikasinya.
Jadi tergantung pengguna Internet sendiri bagaimana memilih cara mengakses Internet yang mudah sesuai dengan perangkat-perangkat yang dimiliki seperti laptop, PC, ponsel, PDA, data card, atau lainnya. Dan layanan-layanan Internet yang dipergunakan tersebut benar-benar mudah dan nyaman untuk mengaksesnya.
Mobilitas
Ini merupakan pertimbangan sendiri bagi pengguna Internet yang sering bepergian keluar kota atau sering melakukan pekerjaan diluar ruangan. Karena tidak semua layanan Internet dapat diakses dimana saja, kapan pun dan tanpa kabel.